Jumat, 15 Oktober 2010

Perjanjian kita atas nyamuk dan jilatannya, selesai


kepada santi almufaroh

Tentunya kita tak ingin menangisi kematian nyamuk yang sadis, Atau tamparan mesra yang mendarat pada lekuk ceruk pipi, pada malam episode ini kita memutuskan tuk menghabiskan kesibukan yang lelah. Satu persatu kita tanahkan nyamuk-nyamuk yang menandai malam tak ber manis, atau sekedar peran kipas angin yang berjinak, kita tidak sedang merindui penghuni selimut yang bijak, yang berbagi demi keseimbangan ranjang, yang tertidur pada kesepian-kesepian lapar, adakah kita relakan perciuman kasar nyamuk pada sejumput pagi yang leleh ditepian selimut tak bercorak? Maukah?
Karena untuk malam ini, kepada kamar dan buku aku setubuh, tak lagi menisankan nama di layar monitormu yang tipis.

16 oktober 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar